Alanda Kariza, Sebuah Kisah
Kemarin, nama seorang wanita bernama Alanda Kariza mendadak tenar di sekitarku. Hampir semua teman membicarakannya. Di twitter dan BBM beberapa rekan membagi tautan yang sama, menuju: alandakariza.com/ibu. Ada apa gerangan? Siapakah sebenarnya Alanda Kariza? Tentang apa sebenarnya artikel itu bercerita?
Nama Alanda Kariza (AK) pertama kali Saya dengar empat hari yang lalu melalui radio mobil dalam perjalanan liburan menuju Pantai Maron, di Semarang. Sang penyiar radio menggemborkan sesosok wanita muda berprestasi, salah seorang kebanggaan bangsa ini. Digambarkan, Alanda mulai menulis buku (atau novel ya?) semenjak usia 10 tahun. Dia juga aktif dalam organisasi pemuda Global Changemaker serta menjadi inisiator Indonesian Youth Conference (IYC). Saat ini usianya 19 tahun, dan dia sedang dalam masalah (kalau tidak bisa dibilang ujian berat dalam hidup).
Melalui blognya, pada artikel berjudul “Ibu, 10 Tahun Penjara, 10 Milyar Rupiah”, AK menuturkan kepedihannya ketika ibunya yang tersangkut (atau dijebak?) dalam skandal Bank Century (BC) harus menerima vonis hukuman kurungan 10 tahun dan denda 10 milyar rupiah. Sementara dua orang lainnya yang justru memiliki jabatan lebih tinggi di BC, hanya mendapat hukuman kurungan 6 dan 8 tahun. Miris! Inilah hukum di Indonesia, bagaikan pisau yang tajam ke bawah tumpul ke atas.
Namun, dari kisah ini Saya banyak mengambil pelajaran. Tentang musibah ini, yakinlah kita bahwa setiap insan akan diuji. Tapi lihat, kematangan sikaplah yang membedakan cara menyikapinya. Seorang Alanda yang melalui akun twitternya @AlandaKariza, menunjukkan ketegaran yang luar biasa. Karakternya yang bisa kubilang mendekati karakter #YoungOnTop, terpancar jelas dalam tulisannya yang dewasa. Kemampuannya berbahasa Inggris telah mengantarkannya pada posisi seperti sekarang ini dengan relasi orang-orang ‘besar’, kepopuleran positif, dan dukungan komunitas negeri. Pada satu sisi, Saya iri dengan prestasi Alanda. Namun di sisi yang lain keirian tadi memunculkan motivasi. Terima kasih Alanda, semoga Allah menguatkanmu dan menjadikan semua ini mudah bagimu. Semangat berjuang!
*typed in Depok Express by Curve 9300


salam kenal teman sebelah waktu seminar media online detikcom di Bandung
Didno
February 13, 2011 at 5:53 am
salam kenal kang…maaf kemaren pulang duluan,uda ditungguin istri :p
Bijak Fajar Putranto
February 16, 2011 at 4:40 pm
waw… ane baru denger sekarang hehee…
*ga gaul bener
siiiip… thanks amandanya bro… eh, alanda ding :p
dhedhi
February 16, 2011 at 10:58 am
ga percaya ah kalo kang dedi belum kenal sama gadis yang satu ini…
takut ketahuan ya??? :p
Bijak Fajar Putranto
February 16, 2011 at 4:41 pm
hukum di indonesia masih memprihatinkan
yang salah bisa bebas, yang benar bisa dihukum…
capung laut
July 24, 2011 at 3:06 am