Sepertiga isi, duapertiga kosong
Hari ini sudah masuk hari ke sebelas bulan Ramadhan. Artinya, sudah sepertiga perjalanan kita lewati. Tapi kemudian, coba kita renungi kembali, evaluasi diri. Bagaimanakah nilai ibadah kita di sepuluh hari yang telah lewat? Setidaknya, ada dua persepsi yang bisa kita jadikan acuan: baru sepertiga atau sudah sepertiga. Keduanya mengandung makna yang berbeda. Sama halnya dengan kita menilai sebuah gelas yang terisi air kurang lebih sepertiganya: sepertiga isi atau duapertiga kosong.
Dari dua persepsi tersebutpun, kita masih bisa mengurai menjadi masing-masing dua statement.
Pertama: baru sepertiga
Statement 1: “Yah, baru sepuluh hari. Koq lama banget yak, lebarannya.”
Statement 2:”Alhamdulillah baru sepuluh hari. Masih ada dua puluh hari lagi buat ngoptimalin amalan dan ibadah.”
Kedua: sudah sepertiga
Statement 1: “Yes, uda sepuluh hari. Tinggal duapertiga lagi, lebaran deh.”
Statement 2:”Astaghfirullah, uda sepuluh hari. Padahal masih banyak amalan yang belum dijalanin. Dua puluh hari ke depan harus dimanfaatin sebaik-baiknya neh.”
Nah, opsi jawaban sudah diberikan. Sekarang tinggal tentukan penilaian. Karena yang bisa menilai hanya Allah dan diri kita pribadi. Bedanya, penilaian Allah tidak disampaikan saat ini. Hisaabu qabla antu haasabu. Hisablah diri kita sebelum kita dihisab.
Idealnya, kita akan memilih statement kedua dari masing-masing persepsi. Karena hal tersebut menunjukkan bahwa kita haus akan peningkatan kualitas ibadah, kita lapar akan penambahan kuantitas amalan. Ah, semoga kita diberikan kemampuan untuk selalu memperbaiki diri. Amiin.


hohohoo… isinya bagus…
btw,,, ngeliat gambarnya.. saiah jadi haus
dhedhi
September 12, 2008 at 9:12 am
^gambar yg depan(gelas) atw yg belakang(bunga)???
^_^V
bijakfajar
September 12, 2008 at 9:53 am
isi yang mengena banget apalagi yang statement 2
emfajar
September 13, 2008 at 5:12 am
^smoga bisa diimplementasikan…
bijakfajar
September 13, 2008 at 4:34 pm
[...] dari teman gw.. bijak yang membuat statemen pada di blognya pada 10 hari ramadhan yang lalu, yang mungkin sangat bagus [...]
Sudah Duapuluh dan Tinggal Sepuluh | .::Fajar's Weblog::.
September 20, 2008 at 5:15 pm
^iya…
emang harus terus saling mengingatkan…
^_^V
bijakfajar
September 22, 2008 at 8:10 am